Jakarta - 'Pajak paten' sekitar US$ 21.50, atau sekitar Rp 195.000 lebih, konon harus dibayarkan oleh setiap pengguna Microsoft Windows. Demikian klaim yang dilakukan Software Freedom Law Center (SFLC), sebuah lembaga advokasi piranti lunak merdeka (free and open source software).
Menurut studi SFLC, Microsoft secara publik diketahui telah melakukan pembayaran lebih dari US$ 4 miliar pada banyak perusahaan terkait tuntutan pelanggaran paten. Seperti dikutip detikINET dari TheRegister dan softwarefreedom.org, Kamis (19/4/2007), Microsoft juga telah menyebutkan adanya biaya legal sebesar US$ 300 juta dalam empat tahun terakhir.
SFLC kemudian membuat perhitungan sederhana dengan mempertimbangkan adanya 200 juta instalasi Windows baru per tiga tahun. Hasilnya? US$ 4,3 milyar dibagi 0,2 juta instalasi Windows sama dengan US$ 21,5 per instalasi. Angka 21,5 ini yang disebut SFLC sebagai 'pajak paten'.
Matt Norwood, peneliti SFLC, bahkan menyebut angka aslinya bisa jadi lebih besar. Karena, menurutnya, ada biaya-biaya hukum yang tidak dipublikasikan Microsoft dan angka instalasi cenderung 'digelembungkan'.
Pendekatan yang sederhana dalam menghitung 'pajak paten' tersebut jelas memancing banyak kritik. Salah satunya dari situs pengamat teknologi ArsTechnica yang mengatakan hitungan tersebut sulit dibuktikan karena Microsoft dalam kurun waktu itu tidak melakukan kenaikan harga pada Windows.
Mesih menurut ArsTechnica, produk terbaru Windows Vista juga memiliki harga yang relatif setara dengan Windows XP untuk versi Vista yang memiliki kemampuan setingkat XP. "Harga yang ditetapkan Microsoft untuk produk mereka lebih merupakan cerminan pada harga yang hendak dibayar konsumen (untuk mendapatkan fitur-red). Bukan harga yang dibuat untuk menutupi biaya-biaya legal," sebut Jeremy Reimer dari ArsTechnica yang dikutip detikINET, Kamis (19/4/2007) itu.
Norwood pun mengakui bahwa angka US$ 21,5 itu mungkin bukan angka sebenarnya untuk menutupi biaya akibat kasus hukum. Namun, ia menegaskan perlunya konsumen memahami adanya beban biaya legal yang 'dioper' dari produsen ke konsumen.
Pada ujungnya studi SFLC itu menganjurkan pengguna untuk beralih ke sistem operasi Linux. SFLC, yang dipimpin oleh profesor bidang hukum Eben Moglen, memang selalu mengedepankan Linux sebagai sistem operasi yang 'layak'.
Label: hot news
Seattle - Microsoft kembali menggelar program software murah untuk negara miskin dan berkembang. Kali ini, sasarannya lebih luas dengan potongan harga lebih besar.
Adalah Student Innovation Suite, paket software murah dari Microsoft Corp., yang mulai tersedia pada semester kedua tahun ini.
Reuters yang dikutip detikINET, Jumat (20/4/2007) melansir, paket tersebut berisi Windows XP Starter Edition, Office Home dan Student, Microsoft Math 3.0, Learning Essentials 2.0 for Office dan Windows Live Mail yang dijual seharga US$ 3 atau sekitar Rp 27 ribu (US$1=Rp 9.103. Sumber: detikcom).
Paket tersebut akan dijual kepada pemerintah negara berkembang yang mau membeli dan mengibahkan komputer bersistem operasi Windows ke sekolah-sekolah dasar. Pengadaan paket ini juga akan diperpanjang hingga 2008 bagi negara-negara yang dikategorikan berpendapatan kecil dan menengah oleh Bank Dunia.
Program pemberian paket tersebut diresmikan pendiri dan pimpinan Microsoft, Bill Gates, di Beijing, Cina, Kamis (19/4/2007).
Orlando Ayala, senior vice president at Microsoft's emerging segments market development group, mengatakan program serupa pernah diadakan untuk negara berkembang seperti Malaysia dan Thailand dengan harga software US$30 atau sekitar Rp 273 ribu dan bahkan kurang.
Dalam program ini, Microsoft akan membuat paket software-nya tersedia dalam komputer-komputer yang kemudian dapat dijual pada pemerintah baik lokal maupun nasional.
Pemerhati industri memperkirakan harga komputer dengan paket software Microsoft tersebut bisa mencapai harga US$ 300 atau sekitar Rp 2,7 juta. Sementara harga komputer dengan software eceran, seperti Windows XP, Windows XP Starter Edition dan Office Home serta Office 2007 berkisar pada angka US$ 150 atau sekitar Rp 1,3 juta.
Label: hot news
San Fransisco - Apple telah memenangkan hak paten atas 'aksesoris detektor' yang dapat membantu pengguna ponsel untuk memerangi drop call alias panggilan terputus saat sedang menelpon.
Cellular News yang dikutip detikINET, Kamis (7/6/2007) melansir, detektor aksesoris itu berupa software yang mempunyai dua fungsi utama.
Pada intinya kedua fungsi tersebut berguna untuk memastikan berbagai gelombang radio yang terdapat di ponsel tidak saling mengganggu satu sama lain. Sehingga berdampak pada diminimalkannya kemungkinan terjadi gangguan atau drop call ketika ponsel digunakan.
"Dibutuhkan teknik yang dapat memastikan integritas komunikasi wireless dengan perangkat bergerak yang ditanamkan aksesoris di dalamnya," sebut Apple, pada aplikasi paten yang ditulisnya.
Meski belum ada keterangan langsung dari pihak Apple, detektor ini diprediksi sudah kompatibel dengan berbagai jenis produk perangkat bergerak yang ada di pasar.
Apple juga dikabarkan akan membawa lisensi software mereka di perangkat genggam ke dalam proses manufaktur. Pasalnya, peluang pembuatan aplikasi mobile dianggap sebagai lahan potensial untuk mengeruk keuntungan.
Dengan langkah ini berarti Apple akan bersaing dengan pemain utama di industri penyedia aplikasi seperti Nokia dan Microsoft, yang melisensikan aplikasi mereka untuk digunakan di ponsel lain.
Label: hot news
Steve Jobs (AFP)
Jakarta - Apple Inc. menambah amunisi persaingannya dengan Microsoft Corp. Browser Safari versi Windows pun diluncurkan.
Tapi tidak hanya itu. Perusahaan juga mengundang para pengembang untuk menciptakan program-program berbasis Web untuk ponsel iPhone yang akan diluncurkannya akhir bulan ini.
Safari versi khusus untuk sistem operasi Windows dan Vista ini diumumkan pimpinan Apple Steve Jobs, pada pembukaan acara tahunan bertajuk Worldwide Developers Conference di San Francisco, Amerika Serikat.
"Kami ingin memperluas pangsa pasar Safari," kata Jobs seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Selasa (12/6/2007). "Kami akan menghadirkan seluruh inovasi Safari ke Windows. Apa yang kami punya adalah browser yang paling inovatif di dunia dan browser tercepat di Windows."
Saat ini persaingan browser dunia masih didominasi Internet Explorer milik Microsoft, dengan penguasaan pasar sebesar 78 persen. Sementara Safari baru menguasai lima persen pasar.
Perusahaan akan mendistribusikan software Safari melalui iTunes, toko musik, film dan konten lainnya pendukung perangkat pemutar musik kesayangannya iPod.
Label: hot news
Baidu (typepad)
Beijing - Mesin cari top Cina, Baidu.com dinyatakan tak bersalah oleh pengadilan dalam kasus pelanggaran hak cipta berkenaan dengan adanya link di Baidu menuju situs musik ilegal.
Pernyataan ini dikemukakan Pengadilan Tinggi Beijing sehingga kasus ini pun berakhir dengan kemenangan Baidu. Kasus pelanggaran hak cipta tersebut diperkarakan oleh perusahaan musik besar seperti EMI, Sony BMG sampai Universal Music.
Perusahaan-perusahaan itu menggugat Baidu dengan tuduhan memfasilitasi pengunduhan musik ilegal tanpa izin mereka. Selain meminta aktivitas ini dihentikan beserta permintaan maaf, Baidu juga dituntut ratusan ribu dollar. Namun dengan adanya keputusan tersebut, upaya mereka mengalami jalan buntu.
Tak ada penjelasan pasti mengenai alasan keputusan pengadilan ini. Namun sebelumnya, Pengadilan Menengah Beijing menyatakan Baidu tak bersalah karena musik ilegal di Baidu diunduh lewat pihak ketiga. Demikian seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (2/1/2008).
Label: hot news
Ilustrasi (diolah/Ist.)
Seoul, Korea Selatan - Kali ini raksasa produsen software, Microsoft harus gigit jari setelah kalah dalam persidangan melawan seorang profesor Korea atas tuduhan pelanggaran hak paten. Padahal perseteruan keduanya telah berlangsung selama kurang lebih delapan tahun.
Pangkal perseteruan antara Profesor Lee Keung-hae, pengajar di Korea Aerospace University dengan Microsoft ini terkait penggunaan teknologi 'pengalih bahasa' (language switching) Korea dan Inggris di dalam MS Word. Lee mengklaim teknologi tersebut sama dengan teknologi yang telah dipatenkan dirinya.
Pengadilan telah menetapkan keputusannya. Alhasil, perusahaan asal Redmond ini pun harus membayar sejumlah uang sebagai kompensasi. Selain itu, Microsoft harus melenyapkan fitur 'pengalih bahasa' tersebut dari produk MS Word.
Jalan yang harus ditempuh Lee untuk memenangkan perkara ini cukup berliku, yakni dimulai pada tahun 2000. Awalnya, ia mengajukan gugatan pertama senilai 40 juta won atau sekitar Rp 385 juta, tapi gagal.
Microsoft justru balik menuntut Lee di tahun 2001 dan meminta pengadilan menyatakan bahwa teknologi tersebut belum dipatenkan. Namun, akhirnya jalan terjal Lee membuahkan hasil setelah pengadilan menyatakan bahwa hak paten tersebut telah dikantongi Lee
detikinet.com
Label: hot news
Jakarta - Microsoft Corp. menegaskan tidak hanya akan bekerjasama dengan Novell, tapi pihaknya juga membuka diri untuk distro linux lainnya.
"Kami senang jika ada distributor linux lainnya yang ingin bergabung dengan kami, misalnya Red Hat atau yang lain," ujar Steve Ballmer pada Economic Times India yang dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (9/11/2006).
Minggu lalu, Microsoft Corp. dan Novell Inc. telah menyetujui kerjasama untuk mengembangkan teknologi yang dapat menjalankan sistem operasi Windows dan Suse Linux dalam satu mesin tunggal.
Suse sendiri merupakan sistem operasi open source populer yang didukung oleh Novell. Atas kerjasama ini, Novell bakal mendapat dana hingga US$ 348 juta dari Microsoft.
Dalam kunjungannya ke India, Ballmer tetap optimis software tersebut masih dapat dijual melalui pemasaran tradisional, Meski dirinya yakin software tersebut bakal laris manis di download.
"Saya rasa, beberapa software akan dibeli, lainnya akan dikirimkan secara gratis, dan sisanya dipasarkan lewat iklan," Ballmer menuturkan
Dirinya menambahkan konsep pemasaran yang ada sekarang adalah distribusi elektronik. "Yang ingin saya katakan adalah, cara pendistribusian software saat ini kini telah berubah menjadi elektronik, bukan lagi distribusi cara kuno." Demikian dikutip detikINET dari Washington Post, Kamis (9/11/2006).
Label: hot news
Cyber Bus Indosat (ist).
Jakarta - PT Indosat Tbk bersama Perusahaan Otobus Nusantara menghadirkan Cyber Bus, sarana transportasi bus umum yang dilengkapi fasilitas kantoran seperti ruang meeting berikut akses multimedia mobile kecepatan tinggi.
Cyber Bus yang beroperasi di wilayah Jawa Tengah & DI Yogyakarta ini, diklaim memungkinkan para penumpangnya bisa tetap bekerja dan terhubung dengan kantor mereka secara online meski sedang dalam perjalanan jauh, misalnya ke luar kota.
Sementara, untuk fasilitas akses data perkantoran, Cyber Bus yang dirancang Otobus Nusantara ini didukung penuh oleh teknokogi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang memberikan layanan data dan internet dengan kecepatan hingga 3,6 Mpbs.
"Berbagai fasilitas dalam Cyber Bus merupakan bagian dari komitmen kami untuk selalu menghadirkan manfaat lebih dengan teknologi terkini kepada masyarakat dan pelanggan Indosat di manapun berada, bahkan selama dalam perjalanan," jelas Andi Syamsul Hadi, Head of Central Java & DIY Region, kepada detikINET dalam rilisnya, Senin (10/3/2008).
Berbagai fasilitas telekomunikasi yang disediakan dalam Cyber Bus Indosat, antara lain: telepon dan fax menggunakan kartu pascabayar Matrix Indosat, video conference secara VPN (Virtual Private Network), Internet dan Intranet melalui Indosat Broadband 3,5G dan GPRS/EDGE, serta email dan data menggunakan exchange server maupun POP3.
Label: hot news
miCoach (informationweek)
Portland - Apa jadinya jika vendor elektronik Samsung Electronics berkolaborasi dengan produsen perangkat olahraga kenamaan Adidas? Hasilnya adalah sebuah ponsel olahraga bernama miCoach.
Fitur-fitur utamanya pun dikhususkan untuk mendukung kegiatan olahraga. Misalnya saja ketika sedang melakukan lari pagi, miCoach akan memonitor kecepatan langkah pemakai. Jika dirasa kurang cepat sehingga tidak memenuhi standar kesehatan, ponsel ini akan memberi peringatan.
Seperti dikutip detikINET dari InfoWorld, Senin (10/3/2008), fitur pendukung lainnya adalah pengukur detak jantung. Teknologi semacam ini dimungkinkan dengan adanya sistem sensor ponsel miCoach yang kompatibel dengan berbagai produk sepatu Adidas.
Kolaborasi antara Samsung dan Adidas ini merupakan upaya untuk menyaingi kerja sama antara Nike dan Apple iPod. Pasalnya, Nike dan iPod telah lebih dulu menciptakan perangkat serupa, di mana sebuah sensor di iPod ditautkan dengan sepatu Nike untuk memonitor aktivitas pemakai.
Pihak Samsung dan Adidas menyatakan bahwa miCoach dikembangkan dalam penelitian selama kurun waktu dua tahunan. Adapun harganya akan berkisar antara US$ 304 sampai US$ 608. Rilis pertama kali akan dilakukan di Eropa pada akhir Maret, baru kemudian menyambangi Amerika dan Asia.
Label: hot news
Jakarta - Bentuk tulisan tangan pendiri Palm Computing, Jeff Hawkins, banyak ditiru oleh pengembang piranti lunak PDA di masa-masa awal. Ini karena piranti lunak buatan Hawkins lebih mudah mengenali tulisannya.
Label: hot news
Kaos WiFi Detector (thinkgeek.com)
California - Ini bukan sembarang kaos, tapi kaos istimewa yang dapat membantu Anda menemukan hotspot alias koneksi internet nirkabel. Nama kaos tersebut 'WiFi Detector'.
Kaos ini dilengkapi dengan indikator di bagian depan yang akan menyala jika berada pada gelombang IEEE 802.11b atau 802.11g. Indikator itu berbentuk seperti menara dan gelombang-gelombang sinyal yang memancar. Layaknya indikator pada ponsel, semakin kuat sinyal semakin banyak gelombang yang menyala.
Demikian dikutip detikINET dari PC World.Com, Senin (8 /10/2007). Kaos detektor rancangan ThinkGeek hanya tersedia dalam warna hitam dan baru mulai bisa dibeli pada akhir Oktober 2007 di ThinkGeek.com.
Kaos ini juga membutuhkan tiga baterai AAA untuk bekerja. Baterai-baterai tersebut diletakkan dalam sebuah kantong di balik kaos. Kaos nylenehini rencananya akan dijual seharga US$29.99.
Meski menggunakan perangkat elektronik, kaos ini bisa dicuci. Tapi, jangan lupa untuk terlebih dahulu melepas baterainya. Sebuah kabel pita di balik kaos menghubungkan baterai ke pola. Kaos ini tak bisa dikeringkan dalam mesin cuci, sebagai gantinya cukup gantung kaos tersebut hingga kering.
Sayangnya, kaos ini tidak dapat mendeteksi teknologi terbaru WiFi 802.11n Draft yang lebih cepat daripada 802.11b dan jaringan 802.11g. Menurut Jennifer Kuropkat, juru bicara dari ThinkGeek, jaringan 802.11n Draft masih belum banyak.
Analis Ken Dulaney dari Gartner pesimistis bahwa kaos ini akan memberikan solusi bagi para penggunanya. "Mungkin hanya sedikit orang yang merasa terbantu dengan kehadiran kaos ini," ujarnya.
Label: hot news
Warnet di China (AFP)
Jakarta - Kegandrungan pada internet masih akan terus melanda bumi. Jumlah penjelajah dunia maya ini terus saja bertambah secara signifikan.
Biro penelitian internet, eMarketer, melaporkan bahwa di tahun 2007 yang baru saja berlalu, 1,15 miliar penduduk dunia atau 17,5 persen dari keseluruhan populasi, merupakan pemakai internet.
Diprediksi, jumlah itu akan naik signifikan. Pada tahun 2012, sebanyak 1,7 miliar penduduk dunia atau 24,5 persen dari keseluruhan populasi, akan menyambangi internet setidaknya sekali dalam sebulan.
Di kawasan Asia Pasifik di mana Indonesia termasuk di dalamnya, jumlah pengakses internet akan menembus jumlah setengah miliar atau 500 juta orang pada tahun 2008 ini. China menempati posisi tertinggi untuk soal akses internet di wilayah Asia ini, dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 200 juta jiwa.
Masih menurut prediksi eMarketer itu, di tahun 2012, separuh pemakai internet dunia akan berada di Asia Pasifik sehingga wilayah ini akan merajai akses internet, dengan jumlah pengguna jauh lebih banyak daripada wilayah lainnya. Adapun negara-negara seperti Cina, Rusia, India, Brazil dan Meksiko akan jadi penggerak utama dalam pertumbuhan pemakai internet dunia di masa-masa mendatang.
Ditambahkan, pada tahun 2007, Belanda dan negara-negara di wilayah Skandinavia dilaporkan memiliki penetrasi akses internet tertinggi. Seperti dikutip detikINET dari ComputerWorld, Senin (25/2/2008), sekitar 80 persen penduduknya merupakan pengakses internet aktif.
Label: hot news
Eric Brewer (VOANews)
California - Wi-Fi selama ini hanya didesain untuk jarak dekat. Saat ini telah dikembangkan sebuah alat untuk memperluas jangkauan teknologi Wi-Fi. Jangkauannya bisa mencapai lebih dari 380 kilometer.
Adalah Eric Brewer, profesor ilmu komputer di University of California, Berkeley telah mengembangkan sebuah alat untuk memperluas jangkauan teknologi Wi-Fi (Wireless Fidelity). Alat tersebut adalah WiLDNet, Wi-Fi yang berbasis pada jaringan jarak jauh.
Selama ini Wi-Fi hanya didesain untuk jarak dekat. Eric Brewer memprediksikan bahwa sebagian besar WiLdNet hanya akan dibutuhkan untuk menjangkau jarak beberapa kilometer. Namun, di Venezuela, sebuah jaringan yang menggunakan teknologi WiLd-Net dan software khusus, mampu mencapai jarak lebih dari 380 kilometer (km).
WiLDNet menggunakan sebuah perangkat jaringan (router) yang hanya membutuhkan daya 7 watt, yang dapat dihasilkan oleh baterai mobil, energi matahari atau energi listrik dari provider lokal. Jaringannya menggunakan antena yang dibantu dengan siaran ulang (relay) di tempat-tempat dimana perangkat tersebut tidak dapat ditempatkan secara langsung.
Dikutip detikINET dari VOANews, Selasa (20/11/2007), WiLDNet dapat digunakan untuk tujuan kemanusiaan maupun untuk tujuan bisnis atau bahkan kedua-duanya. Berkat WiLDNet, sekolah pedalaman di Ghana dan Filipina bisa terhubung dengan internet. Di Guinea-Bissau, WiLDNet digunakan untuk menghubungkan stasiun radio komunitas. Di India bagian selatan, WiLDNet menghubungkan pusat perawatan mata di sebuah desa miskin dengan rumah sakit mata di kota Theni sehingga penduduk desa dapat memperoleh perawatan dari dokter melalui video konferens. Hasilnya, sebanyak 3.000 pasien dengan keluhan serius sekarang telah dapat melihat dengan lebih baik.
Label: hot news
Posisi Indonesia masih tetap berada di jajaran teratas pembajak software di dunia, di bawah Ukraina dan China, sehingga perlu solusi alternatif berupa program Indonesia, Go Open Source (IGOS).
Demikian salah satu tanggapan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Sofyan Jalil atas pertanyaan anggota Komisi I DPR RI dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung Senin malam di Gedung Nusantara II, Kompleks DPR/MPR RI, Senayan Jakarta.
"Program IGOS ini merupakan solusi alternatif, guna mengurangi angka pembajakan software di Indonesia yang cukup tinggi," ujar Sofyan Jalil dalam RDP yang dipimpin langsung Ketua Komisi I DPR RI, Theo Sambuaga (Fraksi Partai Golkar).
Jika program IGOS ini dapat berjalan mulus, Sofyan Jalil juga berharap dapat meningkatkan penghematan anggaran, sekaligus menciptakan kemandirian di bidang software, meningkatkan daya saing (negara) serta menumbuhkan kreativitas tanpa batas.
"Open source memberikan kesampatan kepada kita untuk leap frog di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK), karena kita dapat terjun langsung mengembangkan software yang sudah ada tanpa harus membangunnya dari awal atau dasar lagi," kata Sofyan Jalil beralasan.
Program IGOS ini sedang berlangsung, meskipun agak tersendat maka diperlukan situasi dan kondisi yang mendukung.
"Yakni berupa penegakkan hukum di bidang HaKI yang saat ini masih setengah-setengah dan juga didukung tersosialisasinya ketersediaan open source sebagai software alternatif, serta tak kalah pentinganya adalah dukungan pemerintah untuk mengembangkan serta memanfaatkan open source software," lanjutnya.
Intinya, demikian Sofyan Jalil, diperlukan suatu political will yang kuat, guna mendorong terimplementasinya program IGOS tersebut.
Konfrontasi dengan KPI
Persoalan yang juga amat mengemuka pada RDP kali ini, menyangkut terjadinya konfrontasi berkepanjangan antara Depkominfo dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).
Konfrontasi ini berawal dari tidak disetujuinya Peraturan Pemerintah (PP) dalam rangka pelaksaaan Undang Undang Nomor (UU) Nomor 32 Tahun 2002 oleh KPI. Sementara pemerintah, dalam hal ini Depkominfo, harus melaksanakan PP yang telah diundangkan, dan telah menjadi lembaran negara.
"Kami berharap ada upaya serius pihak Depkominfo untuk menuntaskan hal ini, agar perizinan, pengawasan dan monitoring atas lembaga-lembaga penyiaran (radio, televisi) di berbagai daerah di Indonesia, bisa berjalan baik," kata Theo Sambuaga.Kapanlagi.com
Label: hot news
Ilustrasi (ist.)
Montreal, Kanada - Kepolisian Kanada menggerebek jaringan hacker terbesar yang pernah beroperasi di negeri itu. Dari berbagai kota di Kanada, para hacker muda ini mengendalikan ribuan komputer zombie di seluruh dunia untuk melancarkan aktivitas jahat mereka di dunia maya.
Kepolisian propinsi Quebec mengungkap, 17 hacker telah dibekuk. Diperkirakan, aktivitas mereka menjangkau seratus negara dan mengakibatkan kerugian sampai US$ 45 juta. Komputer-komputer yang terinfeksi berada di negara Polandia, Meksiko, sampai Brazil.
Polisi menyatakan, para hacker ini menjalankan botnet untuk mengendalikan sampai 150.000 komputer tanpa sepengetahuan pengguna. Komputer yang terinfeksi kemudian akan dicuri berbagai datanya, dibanjiri email spam dan sebagainya.
Investigasi polisi telah dilakukan sejak tahun 2006 setelah ratusan laporan berdatangan dari berbagai lembaga pemerintah dan lembaga pendidikan. Seperti dikutip detikINET dari Canada.com, Jumat (22/2/2008), dari 17 tersangka itu, 16 orang adalah pria dan seorang wanita berusia antara 17 sampai 26 tahun.
"Otoritas Kanada patut dihargai atas tindakan mereka menginvestigasi para penjahat cyber yang merugikan para pengguna komputer di seluruh dunia ini," demikian tanggapan dari Graham Cluley, Konsultan Teknologi Senior di vendor keamanan komputer, Sophos.
Label: hot news
Penjual Software Bajakan (dbu/inet)
Jakarta - Miliaran dollar lenyap karena pembajakan software. Menurut laporan IDC yang dirilis pada 2007, total kerugian yang dialami industri software akibat pembajakan mencapai US$ 28,8 miliar.
Software & Information Industry Association (SIIA) selaku asosiasi perdagangan untuk industri software dan konten digital mengatakan, pihaknya telah menerima 427 laporan terkait pembajakan. Kebanyakan laporan tersebut datang dari mantan staf atau manager yang bekerja di bidang TI. Sebanyak 65 persen prosentase laporan datang dari staff atau manager TI, 7 persen dari senior manajemen perusahaan dan 7 persen dari konsultan luar.
Lalu software apa yang paling banyak dibajak? Seperti dilaporkan SIAA dalam situsnya yang dikutip detikINET, Selasa (26/2/2008), software yang paling banyak dibajak adalah yang masuk dalam kategori produktivitas, termasuk program perkantoran dan program disain web.
Berikut daftar 10 software yang paling banyak dibajak oleh perusahaan menurut versi SIAA pada 2007:
1. Symantec Norton AntiVirus
2. Adobe Acrobat
3. Symantec pcAnywhere
4. Adobe Photoshop
5. Autodesk AutoCAD
6. Adobe Dreamweaver
7. Roxio Easy CD/DVD Creator
8. Roxio Toast Titanium
9. Ipswitch WS_FTP
10.Nero Ultra Edition
SIIA juga merilis daftar 10 software yang paling sering dibajak di Internet pada 2007, yaitu:
1. McAfee VirusScan
2. Symantec Norton AntiVirus
3. McAfee Internet Security Suite
4. Intuit TurboTax
5. Adobe Photoshop
6. Adobe Acrobat
7. Intuit Quicken Home and Business
8. Symantec Norton pcAnywhere
9. Symantec Norton Ghost
10.Adobe Creative Suite
Guna meningkatkan kesadaran konsumen, SIIA menerbitkan pedoman dan publikasi terkait software bajakan dan bagaimana menghindari membeli software bajakan. SIIA juga mengedukasi konsumen akan pentingnya hak cipta dan undang-undang merek dagang melalui kampanye. Bahkan SIIA akan menerbitkan toolkit dan tutorial video pendidikan untuk perusahaan agar karyawan bisa memahami pentingnya masalah pembajakan software.
Jika ditilik dari 10 jajaran software tersebut, tidak ada satupun software Microsoft yang masuk dalam kategori yang paling banyak dibajak.
Label: hot news
New York, Bill Gates rupanya tak pernah tumbang. Nama besarnya seakan tak pernah terpisahkan dari aroma kekayaan. Sang pendiri raksasa software Microsoft Corp. itu oleh majalah Forbes lagi-lagi dinyatakan menjadi orang terkaya dunia untuk ketiga belas kalinya.
Pria tersebut diestimasikan memiliki kekayaan sebesar US$ 56 miliar atau sekitar Rp 513,9 triliun (US$1=Rp 9.178 sumber: detik.com). Kekayaan tersebut senilai 71% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia 2007. Menurut data dari Departemen Keuangan, APBN Indonesia tersebut menyentuh angka sekitar Rp 723 triliun.
Mengekor di belakang Gates adalah Warren Buffet, direktur perusahaan penanaman modal Berkshire Hataway dengan kekayaan sekitar US$52 miliar atau sekitar Rp 477,2 triliun. Kemudian diikuti oleh Carlos Slim Helu yang menjadi pengelola perusahaan telekomunikasi di Meksiko dengan kekayaan US$ 49 miliar atau sekitar Rp 449,7 triliun.
Dari hasil pendataan majalah Forbes, seperti diberitakan TGdaily dan dikutip detikINET, Jumat(9/3/2007), terdapat 946 miliuner di dunia yang apabila kekayaannya digabungkan menjadi sejumlah US$ 3,5 triliun. Di antara sejumlah miliuner tersebut, ada sekitar 178 orang kaya baru yang beberapa di antaranya datang dari negara-negara seperti Rusia (53 orang) dan India (35 orang).
Selain itu, terlihat beberapa nama yang mewakili industri teknologi Amerika Serikat menduduki peringkat-peringkat atas orang-orang terkaya dunia. Di antaranya Larry Ellison, sang pendiri Oracle ada di peringkat 11 dengan kekayaan US$21,5 miliar atau Rp 197,3 triliun.
Pendiri mesin cari raksasa Google, Larry Page dan Sergey Brin menduduki posisi 26 dengan harta masing-masing US$16,6 miliar atau Rp 152,3 triliun. Michael Dell, pendiri Dell ada di posisi 30 dengan kekayaan US$ 15,8 miliar atau sekitar Rp 145 triliun. Tepat di belakangnya, CEO Microsoft Steve Ballmer dengan kekayaan US$ 15 miliar atau sekitar Rp 137,6 triliun.
Masih dalam industri teknologi, pendiri ebay, Pierre Omydar mencapai peringkat 76 dengan kekayaan US$8,8 miliar atau Rp 80,7 triliun. Sementara posisi CEO Google Eric Schmidt ada di peringkat 116 dengan kekayaan US$6,2 miliar atau Rp 56,9 triliun. Kalah dari CEO Google, CEO Apple Steve Jobs malah berada di posisi 132 dengan mengantongi US$5,2 miliar atau Rp 47,7 triliun.
Nama pendiri situs Amazon, Jeff Bezos dan wakil pendiri Intel, Gordon Moore pun ikut merayakan ajang ini. Bezos ada di posisi 188 dengan kekayaan US$4,4 miliar atau setara dengan Rp 40,3 triliun sementara Moore yang juga dikenal sebagai penulis “Moore’s Law” ini berada peringkat ke-243 dengan kekayaan US$3,6 miliar atau sekitar Rp 33 triliun.Label: hot news
Fujitsu Release LifeBook Berbasis Processor 45 nm Intel
0 komentar Diposting oleh bob sieck di 20.26
Masih berita dari CES (Consumer Electronics Show) di Las Vegas, pada hari Senin (7/1) yang lalu Fujitsu meluncurkan tiga seri terbaru notebooknya dalam jajaran seri LifeBook-nya. Ketiga seri notebook terbaru tersebut adalah LifeBook A6120, LifeBook N6470 dan LifeBook E8410. Hal yang paling menarik dari ketiga seri notebook Lifebook dari Fujitsu ini adalah penggunaan Mobile Processor dari Intel yang merupakan generasi terbaru processor dengan teknologi 45 nm. Ketiga notebook ini menawarkan performance yang tinggi baik dari sisi kinerja, graphics, maupun daya tahan battery.
Seri notebook Fujitsu LifeBook N6470 sendiri sebenarnya merupakan seri pengganti LifeBook N6460, yang sering dianggap sebagai notebook pengganti komputer desktop, yang dilengkapi dengan display lebar dari layar 17 inch dengan berbagai feature multimedia. Selain itu notebook ini memakai processor Intel T9500, dengan Blu-ray player support, ATI Mobile Radeon HD2600 graphics processor, dan kapasitas harddisk hingga 600GB.
Sedangkan seri notebook LifeBook A6120 hadir dengan menawarkan wide display layar 15.4 inch, high-contrast Crystal View (glossy) LCD yang menjamin gambar lebih cerah dan kaya akan warna. Selain itu pemakai LifeBook A6120 juga ditawari processor terbaru dari Intel yang ditanamkan pada laptop ini, yaitu processor Intel seri T8100 atau T8300. Dilengkapi dengan spill-resistant keyboard, LifeBook A6120 ini merupakan pilihan yang patut diperhitungkan dalam jajaran notebook 15 inch di tahun 2008 ini.
Untuk seri notebook Lifebook ketiga yang diluncurkan secara bersamaan pada CES, seri LifeBook E8410 notebook merupakan business notebook dengan display layar juga 15.4 inch, top-notch performance dan ironclad security. Secara lengkap, LifeBook E8410 tersaji dengan menggunakan pilihan processor T8100 atau T9300 dari Intel, disertai dengan jaminan graphics dari nVidia GeForce 8400M G video graphics card, serta desain body magnesium-alloycasing dengan spill-resistant keyboard dan "Shock Sensor" protection untuk mengamankan harddisk dari goncangan.
LifeBook E8410 notebook, direncanakan akan mulai tersedia pada minggu depan, dengan harga mulai $1,399 dollar Amerika. Sedangkan LifeBook N6470 notebook, akan mulai dipasarkan pada bulan February yang akan dating dengan harga mulai $1,499 dollar Amerika.Label: hot news
Boeing 787 (aerospacetechnology)
Jakarta - Bagaimana jika penumpang yang berniat jahat mampu mengambil alih sistem penerbangan pesawat? Kemungkinan berbahaya ini disinyalir bisa terjadi di pesawat baru 787 Dreamliner besutan perusahaan Boeing.
Menurut lembaga penerbangan Federal Aviation Administration(FAA), Boeing 787 Dreamliner punya celah keamanan di jaringan komputernya. Celah keamanan ini memungkinkan penumpang bisa mengakses sistem navigasi dan komunikasi pesawat.
Celah keamanan ini terjadi karena sistem internet dalam pesawat, terkoneksi dengan jaringan kendali dan navigasi pesawat. Sistem internet ini dibuat karena diprediksi, internet di pesawat adalah hal umum di masa depan. Disebutkan, agar lebih aman seharusnya jaringan komputer penumpang dipisahkan dari jaringan sistem penerbangan pesawat.
Menanggapi temuan FAA itu, Lori Gunter selaku juru bicara Boeing menandaskan bahwa meski jaringan saling berhubungan, telah ada semacam sistem perlindungan untuk mengantisipasi pembobolan. Namun Boeing tetap memperhatikan masalah tersebut dan mencari solusi terbaik.
Ketika pesawat telah jadi sempurna, diharapkan sistem komputer telah mumpuni sehingga keamanan pesawat terjamin. Pesawat baru Boeing 787 Dreamliner ini berada pada tahap akhir produksi dan rencananya akan diluncurkan akhir tahun 2008. Demikian seperti dikutip detikINET dari Sidney Morning Herald, Senin (7/1/2008).
Label: hot news
Jakarta - Eksekutif Mozilla Corporation membeberkan sejumlah fitur baru di browser Firefox 3 yang akan diluncurkan akhir tahun.
Browser yang digarap selama dua tahun ini, telah mengalami desain ulang pada engine grafisnya. Hal tersebut diklaim mampu meningkatkan skala grafis. Fasilitas terbarunya juga memungkinkan pengguna untuk memperbesar dan mengecilkan halaman web.
Tim Mozilla juga mengembangkan software yang memungkinkan pengguna untuk mengakses aplikasi online secara offline, sehingga hasil kerjanya bisa langsung di-upload saat mereka kembali terkoneksi ke internet.
Sebuah perubahan radikal juga ditujukan untuk sistem bookmark (penanda alamat web sehingga bisa disimpan dalam halaman pribadi-red).
"Bookmark tidak mengalami perubahan dalam sepuluh tahun," kata Mike Schroeper, wakil presiden teknis Mozilla seperti dikutip detikINET dari ITNews, Rabu (27/6/2007). "Ada cara yang lebih baik untuk mengorganisasi halaman web daripada yang ada sekarang."
Firefox 3 akan diluncurkan akhir tahun, namun perusahaan itu menolak untuk menyebut tanggal pastinya.
"Kami hanya ingin memproduksi software yang bagus," ujar Tristan Nitot, presiden Mozilla Eropa. Sementara, Shroefer menjelaskan bahwa tim Mozilla hanya akan meluncurkan ketika sudah benar-benar siap dan seluruh komponennya bekerja dengan baik daripada sekedar memenuhi tenggat waktu peluncuran.
Sejauh ini, Firefox 2 yang diluncurkan pada awal tahun ini telah membuktikan diri sebagai browser populer. Firefox 3 pun nampaknya akan mengalami hal serupa.
( nks / nks )
Label: hot news
