Tampilkan postingan dengan label Yang bener..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yang bener..... Tampilkan semua postingan

'Internet Bikin Otak Tumpul!'


ilustrasi (inet)

Brighton, Inggris - Seorang pemenang Nobel pernah menyatakan bahwa internet membawa kebodohan. Kini, Profesor Tara Brabazon dari University of Brighton, Inggris mengungkapkan pendapat yang kurang lebih sama dalam pidatonya.

Ia menandaskan, banyak anak muda di seluruh dunia menggampangkan proses pendidikan gara-gara internet. Ditambahkannya, keberadaan internet berpotensi menumpulkan otak dengan membunuh rasa ingin tahu para pelajar.

Keberadaan mesin cari misalnya, membuat mahasiswa mengandalkan internet sebagai sumber informasi untuk menyusun tugas-tugas kuliah. Padahal menurut Brabazon, situs semacam Google menawarkan konten yang tidak berbobot bagi mahasiswa.

"Ini adalah waktunya untuk mundur sejenak dan mencari cara yang benar dalam pemakaian teknologi. Terlalu banyak pelajar yang tak memakai otak mereka karena teknologi," tandas Prof Brabazon seperti dikutip detikINET dari The Argus, Rabu (16/1/2008).

Dia mengungkapkan bahwa ribuan mahasiswa membuat tugas kuliah yang tak bermutu karena hanya mengandalkan mesin cari internet. Fenomena seperti ini disebutnya berdampak tidak baik bagi semua pihak.

Prof Brabazon pun tak segan meminta mahasiswanya membuat penelitian dengan membaca buku-buku perpustakaan dan bukannya mencari di internet. "Saya melarang semua mahasiswa memakai Google, Wikipedia, dan semua situs semacam itu," ujarnya.


Ilustrasi (slate)

Angola - Tak masuk akal memang jika virus ponsel bisa membahayakan nyawa. Namun demikian, sebuah isu mengenai virus ponsel pembunuh manusia menimbulkan kepanikan di Angola. Virus ini dikabarkan menyebar melalui jaringan telepon.

Kabar ini memang menghebohkan pemakai ponsel setempat. Bagaimana tidak? Rumor tersebut menyatakan bahwa begitu pemakai menjawab panggilan tertentu, darah akan segera mengucur dari mulut, hidung dan telinga sehingga tewaslah orang itu karena terkontaminasi virus. Banyak orang kemudian percaya begitu saja dengan kabar ini.

Operator ponsel UNITEL yang beroperasi di Angola pun kalang kabut dengan adanya isu omong kosong itu. Tak ingin dirugikan, pihak UNITEL yang diwakili Henrique da Silva menyatakan bahwa rumor ini merupakan lelucon yang buruk. Silva menambahkan, keberadaan virus ponsel yang mematikan sama sekali tidak punya dasar keilmuan yang kuat.

"Ini lelucon yang buruk. Kami minta para pelanggan tetap tenang. Tidak ada virus komputer yang bisa menewaskan manusia," tandas Silva seperti dikutip detikINET dari Angola Press, Selasa (22/1/2008).

Silva menjelaskan pada para pelanggan bahwa virus ponsel memang ada. Namun virus semacam ini hanya berisiko merusakkan aplikasi di ponsel dan tentu saja tak mungkin bisa membunuh manusia.

;;

TML/JavaScript

Template © by Abdul Munir